
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 618. " ORANG YANG TAHU SEGALANYA "
==========================
Sasuke dan tiga rekannya telah sampai di depan sebuah bangunan semacam kuil yang tampak sudah hancur parah.
"Kelihatannya tempat ini sudah lama tidak digunakan." ucap Orochimaru.
"Benar-benar hancur." ucap Suigetsu,
"Yah, bagaimanapun tempat ini cukup jauh dari desa." lanjutnya sambil memasuki Kuil,
Sementara itu, Sasuke sudah masuk. Di dalam sana, terdapat suatu ruangan yang memajang puluhan topeng iblis.
"Yang mana?" tanya Sasuke seperti mencari ssuatu topeng, dan menanyakan pada Orochimaru yang juga sudah masuk.
"Hmm, coba kita lihat, yang disini..."ujar Orochi sambil memperhatikan Puluhan Topeng yg trpajang didinding.
Orochimaru mengingat-ingat dan kemudian dgn ekor ularnya, ia melilit salah satu topeng yg dipilihnya lalu diambil.
"Ini dia." ucap lelaki ular itu.
"Uhh, tempat ini sedikit menakutkan, kalau sudah ketemu, ayo cepat pergi dari sini." ucap Suigetsu.
"Ya, ayo kita pergi ... Menuju tempat dimana semua rahasia berada." ucap Orochimaru.
Naruto Chapter 618 - Seseorang yang Tahu Segalanya
Teks Version by www.Beelzeta.com
Setelahnya, mereka berempat pergi ke tengah desa, Konohagakure. Suasana
sedang tidak begitu ramai, dan mereka berempat menggunakan jubah yang
menutupi kepala. Jadi, tak ada yang tahu.
Saat dalam
perjalanan, di tengah jalanan desa, tiba-tiba Sasuke meloncat, meloncat
ke atas sebuah bangunan yang cukup tinggi. Dan dari sana, Sasuke
mengamati keadaan desa. "Tempat ini ... sudah cukup banyak berubah."
ucapnya.
"Apa yang Sasuke lakukan disana?" Suigetsu bertanya-tanya.
Kemudian, Orochimaru menjelaskan kalau,
"Itu seperti sebelum aku memutuskan untuk menghancurkan Konoha."
"Apa?"tanya Suigetsu
"Dia dan desa ini mungkin sudah berubah. Tapi bagaimanapun, tempat ini
adalah tempat kelahirannya. Ia butuh waktu untuk berpikir, memikirkan
mengenai masa lalu dan mengkonfirmasi ulang ketetapan hatinya." jelas
Orochimaru.
"Heeh, kau sendiri, apa kau sudah tidak
menginginkannya lagi? Untuk menghancurkan Konoha." ucap Suigetsu. Namun
Orochimaru hanya tersenyum kecil.
Kemudian, Suigetsu kembali berbicara,
"Kau tahu, kalau dipikir-pikir, kami termasuk orang-orang terbaikmu.
Dan sekarang, kita semua telah berada di dalam Konoha. Orang-orang kuat
mereka sedang pergi berperang, bukankah ini kesempatan yang sangat bagus
untukmu?"
"Tepat sekali." ucap Orochimaru.
"Tapi, kau membuat satu kesalahan." lanjutnya.
Suigetsu dan Juugo bertanya-tanya. Kemudian Orochimaru berkata,
"Sekarang kalian sudah bukan ular lagi."
----- Naruto Chapter 618 -----
Setelahnya, mereka berempat telah sampai di kuil Nakano, kuil klan Uchiha. Lebih tepatnya,
kuil Nakano yang sudah porak poranda. Di sana terdapat suatu balok batu
bergambarkan sharingan dengan segel. Dan dengan suatu jutsu, Sasuke
membukanya, hingga tampak tangga menuju ke bawah.
"Heeh, jadi kau butuh jutsu untuk membuka pintu batu in ya." ucap Suigetsu.
"Tak ada yang tersisa dari bangunan kuil Nakano ini lagi, benar-benar hancur." ucap Orochimaru.
"Tampilan luar bukanlah masalah, yang terpenting adalah apa yang ada di dalam. Ayo masuk." ucap ajak Sasuke.
Dan setelahnya, merekapun masuk.
Di dalam, terdapat suatu altar batu bertuliskan huruf segel. Di
sanalah, Orochimaru akan memulai sesuatu. Ia melepas jubahnya, dan
kemudian memakai topeng yang tadi diambilnya. Dan,
"Gyaaaah!!!"
Aura dewa kematian tiba2 saja menyelimuti Tubuh Orochimaru, Shinigami
seperti yang digunakan Hokage ketiga saat melawan Orochimaru dulu kini
menyelimuti tubuh Orochimaru.
Flashback saat masih di dalam
perjalanan menuju Konoha. Sasuke mengingat Penjelasan Orochimaru tentang
Gulungan yg pernah didapat dimarkas rahasia orochimaru,
"Untuk
melakukan apa yang tertulis di dalam gulungan, pertama-tama kau butuh
topeng shinigami. Kau bisa menemukannya di dalam kuil topeng klan
Uzumaki yang terdapat di pinggir desa. Kemudian, kau harus membiarkan
shinigami dari shiki fuujin mengendalikan tubuhmu untuk membuatnya
keluar. Kalau kau memotong perutnya, segelnya akan lepas. Tapi, aku
harus dijadikan sebagai korban. Ini juga akan mengembalikan tanganku
yang ada di dalam perutnya."ujar Penjelasan Orochimaru.
Dan
Orochimaru telah melakukannya. Dgn Pedang dari Dewa Kematian, Ia
menggerakkan Pedang trsebut dan Merobek Perutnya Sendiri Dewa Kematian,
dgn Bgtu Seluruh Arwah Termasuk Arwah Hokage yg tersegel diperut Dewa
Kematian Pun Terlepas,
Perut orochimaru pun ikut berlumuran darah, namun kedua tangannya telah kembali.
"Kalau aku bisa mengembalikan tanganku, aku akan mampu untuk
menggunakan Edo Tensei, dan ... membangkitkan mereka berempat." jelas
Orochimaru waktu itu. "
Tentu saja, aku yakin kalian sudah tahu kalau aku butuh sesuatu untuk itu."
"Aaah!!! Apa kau berencana untuk menjadikan kami sebagai wadah Edo Tensei!?" tanya Suigetsu ketakutan.
"Fufu, ide yang bagus." ucap Orochimaru.
"Tapi, ada pilihan yang lebih bagus. Meskipun kalian tidak bisa
melihat mereka."pikir Orochimaru yg dimaksud untuk dpakai adalah Zetsu2
yg sejak td menempel dtubuh Sasuke.
Kembali diKuil Nakano,
"Juugo, Sasuke, Suigetsu, bersiaplah!!" ucap Orochimaru memberi tanda.
"Ya!" Suigetsu melakukan sesuatu terhadap Sasuke, dan tiba-tiba enam sosok Zetsu putih keluar dari tubuhnya sasuke.
Kembali ke penjalasan,
"Juugo, kau gunakanlah kekuatan segel kutukanmu. Dengan itu, Zetsu yang
Tobi gunakan untuk mengawasi tubuh Sasuke akan merespon dan keluar."
"Sial ... bagaimana bisa!?" ucap kaget Zetsu putih.
"Aku tahu semuanya dari eksperimenku terhadap sel Hashirama." jelas Orochimaru.
"Dan juga tentang kemampuan merasakanmu. Enam dari kalian, Tobi benar-benar berhati-hati."
Kembali ke penjelasan,
"Saat aku mendapat kembali chakraku dari Kabuto, aku juga mendapat
informasi darinya. Dia telah mencaritahu tentang enam Zetsu yang ada di
dalam Sasuke dan tahu tentang mereka. Lalu, aku memiliki DNA mereka
berempat. Aku juga suka mengoleksi, kalian tahu itu..."tegas Orochimaru.
Kini Orochimaru memulai suatu Ritual untuk membentuk Segel dilantai.. Dan meletakkan 4 Zetsu putih didalam Segel,
"Suigetsu, Juugo, uruslah dua Zetsu yang tersisa."
"Baiklah Tuan Orochimaru.."jwb Suigetsu kemudian Membuka Lebar mulut Zetsu trsebut sbg Wadah untuk tubuh Orochimaru yg baru.
Ternyata Empat zetsu putih telah ditangkap dan disiapkan untuk menjadi wadah Edo Tensei.
Kemudian Dgn Cepat Orochimaru Menghentakkan Tangannya dilantai,
*Prakkk...
"Edo Tensei no Jutsu!"
ke 4 Zetsu mulai berubah dlm bntuk Wujud Edotensei,
Orochimaru menggunakan jutsu itu. Dan sebelum ia benar-benar mati, ia
keluar dari tubuhnya. Ya, bagaimanapun ia ular yang bisa berganti kulit.
"Mereka datang ..." ucap Orochimaru,
"Seseorang yang tahu segalanya."lanjutnya
Mereka telah bangkit,
"Para Hokage sebelumnya."
(WaH Ternyata Para Arwah Hokage yg Telah Lepas dari Segel dewa Kematian
Kini Orochimaru Bangkitkan Kembali, 4 EDOTENSEI Hokage Yaitu
Hokage 1 hashirama,
Hokage 2.Tobirama,
Hokage 3.Hiruzen Sarutobi.
Hokage 4.Minato Namikaze (Ayah Naruto)
Dengan bebasnya jiwa mereka dari shinigami, keempat legenda itupun berhasil dibangkitkan kembali.
- Apa yang sebenarnya mereka ketahui?
-Rahasia apa yang ingin Sasuke ketahui dari mereka?
MAKIN MENARIK TUK DIIKUTI LANJUTANNYA BUKAN..?
===========================
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 617, BERPUTAR DAN BERTAHAN BAGIAN KE 2,
=============================
Apa yg Lee Rasakan Saat memegang Neji?
Meski Neji sudah tiada, kenangan akan dirinya terus tersimpan dalam hati teman-temannya. Naruto, Lee, semuanya.
"Percuma saja, Lee." Lee teringat akan kata-kata Neji waktu itu. "Kau tak akan bisa mengalahkanku hanya dengan kerja keras, itu adalah kenyataan. Carilah saingan lain ..."
Neji meremehkan Lee. Sampai kemudian, Neji kalah dalam pertarungan melawan Naruto. "Apa kau menonton pertarungan saat aku kalah tadi? Lee, sampai sejauh ini, apa yang aku miliki ..."
Naruto Chapter 617
Teks Version by www.Beelzeta.com
"Lee, suatu hari nanti, aku ingin melawanmu sekuat tenaga." ucap Neji saat itu. "Untuk mencari tahu, mana yang lebih kuat antara gaya bertarungmu dan diriku. Tapi, selama mataku masih hitam, aku tak akan kalah." lanjutnya.
Note : Selama mataku masih hitam merupakan sesuatu semacam perumpamaan di Jepang yang artinya selama aku masih hidup.
"Huh, kalau kamu, bukankah lebih cocok kalau selama mataku masih putih?" canda Lee.
"Ah, iya, benar juga. Ngomong-ngomong, teruslah ingat aku sebagai sainganmu."
Flashback berakhir. Dengan chakra yang diberi oleh Naruto, tekad Lee membara. Sama seperti Shikamaru, Ino, Chouji, dan yang lainnya, kini Leepun telah memiliki chakra Kyuubi terlapis dalam dirinya.
Taki hanya Lee, Kakashi dan yang lainnya juga. Semuanya telah memiliki lapisan chakra Kyuubi. "Begitu kuat, jauh lebih kuat dari sebelumnya." pikir Kakashi. Kemudian, ia teringat akan kata-kata Shikkaku di saat-saat terakhirnya.
"Aku memiliki beberapa informasi mengenai pertarungan ini. Tapi sebelumnya, ada sesuatu yang ingin kupastikan. Kakashi, saat kau menggunakan kamui untuk pergi dan kembali dari dimensi lain, kau bilang alasan kenapa kau mampu membawa Hachibi juga karena mendapat chakra dari Naruto, kan?"
"Ya. Lebih tepatnya, aku mendapat chakra langsung dari Kyuubi." jawab Kakashi saat itu.
"Karena kau mengatakan kalau itu alasan kenapa kau bisa, aku rasa ada perbedaan saat kau menggunakan kamui dengan chakra kyuubi, tapi berapa banyak? Bisakah kau menjelaskannya padaku?"
"Kurasa, setidaknya sekitar tiga kali lebih banyak. Sampai kemudian, aku tak mampu memindahkan objek-objek besar di sekitar kamui, dan aku tak bisa menggunakannya berkali-kali."
Mereka mulai bergerak, para shinobi. Sementara Naruto di dalam dimensi dirinya, ia tampak masih menyiapkan sesuatu. "Apa kau sudah hampir selesai?" tanya Kyuubi.
"Dia telah menjadi seperti yang kau inginkan, Hokage keempat." pikir Kyuubi. "Satu-satunya yang bisa membuat tautan menuju chakraku adalah Naruto karena dia memiliki darah Kushina dan telah menjadi Jinchuriki dalam waktu yang lama. Naruto telah menjadi begitu ahli hingga mampu mentransformasi chakra ke tipe tiap orang saat ia memberikannya. Yah, dengan itu aku mampu mentransfer chakra melaluinya. Minato, itu adalah metode yang sama dengan yang kau lakukan saat memberikan chakra Kyuubi pada Naruto."
"Dia telah ... melampaui kalian berdua." pikir Kyuubi lagi. "Besarnya chakra yang bisa dia sambungkan jauh lebih besar. Rasakan itu, Kushina dan Minato, kalian telah kelah dari bocah kecil ini, hehe. Ini adalah kekuatan yang ingin kalian serahkan padanya ..."
Para shinobi telah benar-benar siap. Mereka semua telah mendapat chakra dari Naruto.
"Huh, haruskah aku memberi kekuatan yang lebih besar lagi?" Madara memperkuat kekuatan Juubi. Dengan ini, Shikamaru dan yang lainnya menjadi semakin kewalahan dalam mengikat bayangannya. "Naruto, lakukan! Sekarang!!" ucap Shikamaru, "Huh, ini semakin menarik."
Hachibi menembakkan Bijuudama, klan Hyuuga menggunakan Hake Kuuhekishou, Temari dan shinobi Suna lainnya menggunakan Fuuton - Ookameami, dll, dan semuanya dengan bantuan chakra Kyuubi. Akibatnya, kekuatan dari serangan tersebut menjadi berlipat-lipat.
Serangannya berefek, namun Juubi juga tak mau kalah, ia juga menyerang dengan ekor-ekornya, Buaghh!!!!
Dan dgn Ekor2 Juubi yg menancap ditanah Ia membentuk lingkaran dan mengurung Semua Shinobi termasuk Naruto yg berada didalamnya
"Ukkhh!!"
"Neji tak akan mati percuma!!"ucap Ayah Hinata.
"Huh, tanda kutukan yang tak akan hilang sampai mati, kutukan shinobi, yang diciptakan dalam keluarga Hyuuga, yang hidup dalam sangkar besar, hanya menunggu untuk mati." ucap Obito memperhatikan Para shinobi yg trkurung.
"Itu saran yang bagus seperti bocah itu yang kau biarkan mati, Naruto!" ucap Obito brusaha mempengaruhi.
Namun dgn Geram, Naruto tetap memantapkan Serangannya dan tdk memperdulikan ucapan Obito,
"Tekad, Tekad.. Neji..masih belum Mati!!" Teriak Naruto Lalu Naruto dan beberapa pasukan bersiap malancarkan serangan. Naruto yg brada didepan formasi bersiap dengan 2 Rasenshuriken di tangannya.
Dgn gabungan serangan dari chakra Shinobi2 membentuklah kilatan Burung yg Mematahkan Kurungan Eror Juubi yg menghalang..
*Crass.. Crass...*
"Harapan Neji..akan terus Hidup!!!" Madara dan Obito terkejut.. "
Aku mengincar bagian kanannya.." ucap Lee yg tlah berada dekad dgn Kepala Juubi.
Saat Naruto akan melemparkan Rasengshuriken, Tiba2 ia merasakan Sakit,
"Sial, punggungku masih..." "Jyuken"triak Hinata tiba2 dr belakang
menetralisir punggung Naruto yang sakit.
"Maju Lee...." ucap Gay mendorong Lee hingga Melaju Cepat menyerang,
Sedang Rasengsyuriken Naruto pun Dilempar..
*Wush,,,,,
Tendangan Lee mengenai Tubuh Madara dan memutuskan Mokuton yang dirinya dengan Juubi. sementara itu Rasenshuriken Naruto menembus tubuh Obito, dan berhasil mematahkan Mokuton Obito yang menghubungkan pula dengan Juubi.
Juubi mulai lepas kendali, dan mereka berdua melompat menyingkir dari atas Juubi.
"Tidak sepertimu, aku.. tidak ingin memutuskan ikatan yang telah aku buat. Dan aku.. tidak ingin Orang lain memutuskan ikatan yang telah kami miliki..!!" ucap Naruto dengan tegas yang berdiri di depan Madara dan Obito.
Beralih ke tempat dimana ada Sasuke Orochimaru Suigetsu dan Juugo sedang berjalan,
mereka telah tiba disuatu tempat terpencil yg tdk jauh dari Konoha.
Orochimaru menghentikan langkahnya dan menoleh Ke sasuke tuk memberi Isyarat,
"Disini Yah...!!!" tanya Sasuke saat memperhatikan tempat trsebut,
KEMANA SEBENARNYA TEMPAT YG DITUJU TIM SASUKE INI???
(hmm Kemungkinan Kuil Nakano?)
Bagaimana Lanjutan Kisahnya?
=============================
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 616, BERPUTAR DAN BERTAHAN
===========================
Malam yang tenang, Sasuke telah sampai di tempat yang sudah tak asing lagi yaitu Konoha. Bersama dengan Suigetsu, Juugo, dan Orochimaru, mereka berempat telah masuk kawasan desa. Dan tinggal beberapa langkah lagi, Sasuke akan sampai di tempat tujuannya.
Tak lama setelah sampai, mereka merasakan suatu chakra yang aneh.
"Chakra ini ... Apa ini sebenarnya?" pikir Suigetsu.
"Mereka semua dapat merasakan chakra ini meski mereka bukan tipe sensor." pikir Orochimaru, "Ini adalah ..."
"Ayo jalan.."ujar Sasuke tak peduli tak terus melangkah,
"Bawa kami ke sana Orochimaru." ucapnya.
"Huh, ini bahkan tak mengganggunya sama sekali." pikir Orochimaru, dan perjalanan merekapun berlanjut.
Naruto Chapter 616
Teks Version by www.Beelzeta.com
Kembali ke medan perang, semangat Naruto telah kembali. Berkat Hinata, semua keraguannya menghilang. Naruto bahkan telah kembali ke mode Bijuu. Naruto dan Hinata berpegangan tangan, dan sesuatu yang mengejutkan terjadi. Tubuh Naruto diselimuti oleh chakra Kyuubi. Dan tak hanya dirinya, chakra itu juga menjalar ke Hinata.
Hinata kaget, begitu pula dengan Madara, Obito, dan para shinobi aliansi. "I-Ini ... Kyuubi ... Bukan, ini Chakra Naruto!" pikir Shi.
"Aku telah mengubah chakaku dan menyerahkannya padamu, Naruto." ucap Kyuubi di alam bawah sadar Naruto. "Yah, aku mulai bisa menggunakannya, ayo kita lakukan bersama-sama, Kurama!!" seru Naruto.
"Shinobi dari klan Nara itu ..." Kyuubi memikirkan Shikaku, "Dia menganalisa kemampuan mengirim chakraku dengan sangat baik." pikirnya. "Maaf karena sudah membuatmu lama menunggu. Untuk sekarang, beberapa kagebunshin sepertinya akan baik-baik saja." ucapnya.
"Wow, Naruto memegang chakra ini ..." pikir kagum Hinata.
"Kagebunshin no Jutsu!!" Naruto menciptakan tiga bayangan, kemudian menyebar mereka ke berbagai penjuru medan perang. Bayangan-bayangan Naruto menghampiri para shinobi. "Cepatlah, ini masalah waktu, Naruto!" ucap Shikamaru.
"Ya, maaf sudah membuat lama menunggu!" Naruto meraih tangan Shikamaru, dan kemudian tubuh Shikamaru diselimuti oleh chakra Kyuubi. Wow. "Chouji, Ino!!" Naruto juga mengalirkan chakra tersebut ke tubuh Ino dan Chouji.
"Y-Yah!!"
"I-Ini ... Kalorinya ..." Chouji kaget, tubuhnya diselimuti chakra dan lemaknya kembali seperti semula. "Hei Chouji, kau menjadi gemuk lagi!" ucap Ino.
Tak hanya mereka, seluruh shinobi aliansi diberi chakra Kyuubi secara cuma-cuma oleh Naruto. Dengan beberapa bayangan, proses transfer bahkan menjadi semakin cepat dan efisien. Para shinobi mendapat chakra kyuubi, dan dengan ini aliansi seolah memiliki ribuan Kyuubi.
"Si bocah Naruto itu .... Dia ingin membagikan chakra pada mereka semua!?" Madara kaget.
"Hakke Kuushou!!" Hinata menyerang salah satu ekor Juubi yang hendak menyerangnya dengan jurusnya, tentunya ditambah chakra yang telah Naruto berikan. Dan hasilnya, wow, serangan Hinata menjadi begitu kuat. Ekor Juubi bahkan berhasil dipentalkan.
"Ke-kekuatan ini, begitu besar!" pikir Hinata.
"Dia melakukan itu hanya dengan serangan Kuushou?"
"Gadis kecil itu menjadi kuat setelah menerima chakra dari Naruto." pikir Madara.
----- Flashback sesaat sebelum bijuudama Juubi menghancurkan Markas Pusat-----
"Kalian mengerti strateginya, kan? Pertama-tama, Ino-Shika-Chou!" ucap Shikaku. Shikamaru lalu bertanya, "Bagaimana kalau strateginya tidak berhasil?"
"Tetaplah hidup dan pandu mereka semua dengan kemampuanmu sendiri, Shikamaru." ucap Shikaku. Shikamaru kaget. Tentu saja, siapapun akan kaget saat mendapat kepercayaan sebesar itu. "Markas pusat akan segera lenyap." ucap Inoichi.
"!!" Shikamaru memasang tampang sedih, namun tak bisa berbuat apa-apa selain apa yang ayahnya percayakan. Dan saat itu, bayangan masa lalu terlintas.
Saat itu, Shikamaru sedang bermain Shogi dengan ayahnya. Dan saat itu pula, Shikaku berkata. "Heh, sebagai seorang ayah, satu-satunya yang bisa kulakukan hanyalah bermain shogi denganmu, tak ada hal lain."
Kemudian Shikamaru menjawab, "Itu saja sudah cukup."
Shikaku kaget. "Aku sudah tumbuh, dengan melihat punggungmu."
"Hah ..." Shikaku lega setelah mendengar hal itu.
Sama seperti Shikamaru, Ino juga mendapat pesan dari ayahnya. "Ino ... Kamu tumbuh seperti Bush Clover, bunga ungu yang merupakan simbol dari klan Yamanaka."
"Cinta yang positif, kan?"
"Itu bukanlah satu-satunya arti." ucap Inoichi, "Apa yang paling aku banggakan sebagai ayahmu adalah, perasaanmu terhadap teman-temanmu. Sampai akhirnya, kau mampu mekar menjadi secantik Bush Clover."
"Hiks ..." Ino meneteskan air mata. Namun kini, hal itu sudah berlalu, dan apa yang menunggu didepan adalah pertarungan.
Sat! Shikamaru dan Ino melancarkan jutsunya. Ino mengunci target, yang mengarah entah ke Obito, atau langsung ke Juubi. Namun yang pasti, Ino berhasil, "Aku berhasil masuk!" ucapnya.
"Cih, ini lagi?" pikir kaget Obito.
"Uwaaaahhh!!!" Chouji mengangkat ekor Juubi. Dengan tenaganya, ditambah kekuatan yang Naruto berikan, Chouji benar-benar hebat. Selanjutnya, Shikamaru mengikat bayangan Juubi, membuat pergerakannya terhenti.
"Terus menerus, dan sekarang jutsu pengikat bayangan klan Nara." ucap Madara.
"Jangan meremehkan, klan Nara!!" tak hanya Shikamaru, anggota klan Nara lainnya juga membantu. Dengan bantuan chakra Naruto, kekuatan mereka menjadi berlipat-lipat. "Bagus, kita berhasil menghentikannya, Ino!"
"Ukkh ..." Ino sudah kelelahan. "Apa kau baik-baik, saja!?" Kiba memapahnya. "Ya ..." jawab Ino.
Di sisi lain, "Neji!!!" Lee menangis, ia menghampiri tubuh Neji dan tak kuasa membendung kesedihannya. "Jangan menangis, Lee ..." ucap guru Gai. "Lee, selama kau mengingat perasaan Neji, dia akan terus hidup di dalam diri kita."
Untuk sekedar diketahui, ternyata belum semua shinobi dialiri chakra kyuubi oleh Naruto. Misalnya saja Lee, guru Gai, Tenten, Kakashi ...
----- Naruto Chapter 616 -----
"Huh, aku akan mengajarkan kalian sesuatu ..." Obito berteriak, "Apa yang membuatku terus hidup sejauh ini, itu juga mampu menciptakan kutukan yang kuat!!"
"Naruto ..." Kakashi berbicara pada Naruto, "Aku memberitahumu kalau aku tak akan membiarkan temanku mati. Itu juga merupakan sesuatu yang ingin kuyakinkan pada diriku sendiri. Tapi, ada begitu banyak teman yang tak tak bisa kulindungi sejauh ini. Itulah kenapa tiap kali aku berjanji untuk melindungi mereka, aku harus berhadapan dengan kenyataan saat aku tak bisa melakukannya. Kau harus mengambil luka itu bersamamu selamanya."
"Itulah kenapa kita yang akan menahannya ...
Kita adalah ninja!" ucap Naruto. Sebagai catatan, kata Ninja dapat berhati bersembunyi atau menahan.
"Aku tak akan pernah melupakannya. Dan ngomong-ngomong, luka itu berarti kalau temanku masih berada di dalam diriku. Teman sejati bukanlah apa yang kuciptakan di dalam mimpi agar dia tak bisa terluka. Itu hanya akan menghapus teman yang sebenarnya. Mungkin apa yang kau katakan memang kutukan. Tapi, aku tidak peduli. Aku akan tetap menjaga Neji di sini!" bentak Naruto sambil menunjuk dadanya dengan kepalan tangan.
Bagaimana lanjutan kisahnya??
-Yg drasakan Sasuke dkk kemungkinan adalh Juubi..
-msih jd misteri tujuan sbnrx sasuke? Mungkn kan menemui Tetua Konoha? Atau yg lain jd tujuanx yaitu menghancurkn konoha..??
===========================
Bersambung ke Naruto Chapter 617
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 615, " TERHUBUNG "
============================
* Neji Meninggalkan Medan Perang *
Sebelum nya di chapter 614, sebuah pengorbanan dari seorang hyuga, yang rela kehilangan nyawa nya untuk menolong teman nya!! Selamat tinggal Neji hyuga!!
Neji yang berada di dalam pelukan naruto mati dengan terseyum, sementara naruto yang melihat itu terlihat menangis, seolah tak percaya teman baiknya sudah tiada.....
Naruto pun mengingat SUMPAH nya yang ia ucap kan pada Obito dan Madara, "aku Takan membiarkanmu membunuh teman-teman ku!!!"
naruto terdiam sejenak, kemudian meletakan jasad neji di tanah.
"kau bilang kau tidak akan membiarkan teman-teman mu terbuh??" ucapa obito yang memancing amarah naruto.
"baik jangan lewatkan yan it juga..." ucapnya lagi sambil menunjukan pada naruto bahwa banyak korban yang berjatuhan.
"COBA KATAKAN UCAPAN MU WAKTU ITU..."
degh.... naruto teramat kaget melihat teman-temannya dari aliansi shinobi banyak yang tewas karna serangan Juubi.
"KU BILANG, COBA KATAKAN UCAPANMU WAKTU ITU..." teriak obito, seolah olah ia ingin menunjukan rasa keputus asaan ke pada naruto.
"teman-temanmu merasakan jadi kedinginan, dan merasakan mereka benar benar mati.."
Ayah hinata yang berada disitu pun juga kaget, "Neji mati??".
Seluruh pasukan terlihat tak percaya , khusus nya shinobi konoha.. terlihat wajah kesedihan di raut wajah mereka.
" hal Ini akan segera berlanjut! ! Ucapan mu yang tak berguna dan semangat yang kau tunjukan tak terbukti!!
Inilah yang terjadi jika kau membicarakan tentang harapan dan cita-cita, Ini lah KENYATAAN!!!"Ucap lagi obito, semakin membuat naruto kehilangan percaya diri. mental naruto pun terlihat semakin menurun.
Naruto, apa yang kau miliki di kenyataan ini? Kau tak punya ayah dan ibu, guru mu jiraiya telah mampus, dan selama kau masih terus menentang, TEMAN2 MU AKAN MATI SATU PERSATU!!
"obito..."pikir kakashi yg tak percaya dengan teman masa kecilnya.
"tapi, ada sesuatu yang harus kau sadari, dan hal yang harus kau sadari di depan mu adalah RASA KESEPIAN MU!!!!!!!!!"Ucapn obito semakin membuat mental naruto makin hancur.
" Hizashi, maafkan aku, aku telah membiarkan neji mati...."ujar hiazshi.
"Kau telah menjadi seperti diriku dulu. obito..."ucap madara yang ada di samping obito.
Naruto akan segera menyerah kalau begini, ayo kita buat alianshi shinobi merasakan keputus asaan.."ajak madara.
"sekarang tak perlu menyesali kenyataan ini, ayo naruto...." Ucap obito
PLAKKK, tiba2 hinata menampar naruto, naruto yang terdiam pun mulai sadar..
Hinata pun terlihat sangat sedih, sedih kehilangan neji dan sedih melihat keadaan naruto.
Obito yang melihat itu sedikit kaget..
"apa kau mengerti apa yang di pikirkan kak neji pada ucapan nya sebelum nya?? Jika kau hidup di dunia ini tidak untuk mu sendiri, naruto-kun!! kata2 mu dan keyakinan mu, bahwa kau tak kan membiarkan teman mu mati, itu bukan suatu kebohongan.. karena kata2 itu kak neji bisa sejauh ini..."ucap hinata, perkataan hinata pun membawa angin segar bagi naruto ♥
"semua ini bukan hanya tentang mu, semua orang terus berucap di dalam hati mereka , dan itulah bagaiamana cara semua orang hidup untuk salaing terhubung bersama-sama.. itulah yang dirasakan teman-teman kita...
Jika semua orang, termasuk dirimu menyerah hanya karena ucapan dan pemikiran, kematian kak neji akan sia-sia..."
dan itu lah yang akan membuat semua teman2 mu terbunuh!! mereka tak kan menganggap mu kawan lagi, Itulah yang ku pikirkan..."ucap hinata.
Obito terlihat sedikit kesal dengan ucapan hinata.
"jadi, ayo kita berdiri dan bertarung bersama-sama lagi, naruto kun.. selalu berjalan kedepan dan tak menghiraukan kata2 orang itu .."ucap hinata sambil memegang pipi naruto.
"itulah sebab nya, naruto.. hinata pun siap mati untuk mu , demi hidup mu.."naruto memikirkan perkataan neji sebelum meninggal.
* di alam bawah sadar naruto*
"tentu saja, bukan cuma kau seorang, apa kau melupakan aku."ucap kurama pada naruto.
"aku tau, aku tak kan meninggalkan teman2 ku, atau melupakan mereka.. tapi neji...."ucap naruto.
"berhenti mengeluh!! atau aku akan mekan mu.. :ucap kurama.
apa kau lupa, ayah dan ibu mu melakukan apa yg di lakukan nbeji saat kau lahir? mereka menyegel ku, musuh mereka di dalam tubuh mu dan mempercayakan masa depan pada mu... hidup mu sudah terhubung dengan 2 orang saat kau lahir.."ucap kurama.
" hu, seperti nya ia menungugu jawaban dari naruto... sepeti nya obito sangat penasaran dengan jawaban anruto..SUDAH CUKUP!!!"madara segera mengendalikan juubi untuk meyerang.
"jangan terburu buru!! juubi nanti juga akan terluka, kulit nya masih keras.."obito membentak madara yg mengendalikan juubi...
sementara juubi telah menyiapkan bijuudama ke arah alisnsi shinobi.
di tengah perdebatan dua uchiha, bee yang tenaga nya sudah pulih bersiap menembakan bijuudama dengan bantuan sai , metreka terbang dan mengarahkan bijuudama ke mulut juubi yg bersiap menmbakan bijuudaama.
"hati2 bee sama, maju!!"teriak karui.
Blarrr, hachibi menembakan bijuudama hingga masuk ke dalam cangkang juubi..
"Rasakan itu!!!"teriak hachibi.
Blaarrr, tubuh juubi yanbg di balut cangkang tadi pun terlihat hancur...
semua yang ada disitu terpental akibat efek bijuudama...
"jangan dipaksakan!!"ucap salah satu shinobi.
"percuma menghkwatirkan aku, aku tak takut melindungi aliansi.."ucap hachibi.
Naruto perlahan menurunkan tangan hinata dari pipi nya..
"benar, tak cuma ayah dan ibu. selama ini telah ...
Hinata, terima kasih.."ucap naruto.
" Hidup ku tidak cuma aku seorang, terima kasih sudah berada di sisi ku, hinata... dan neji aku berteima kasih pada mu juga...
"tangan anruto kun besar dan kuat.."pikir hinata yang sedangan berpegangan tangan bersama naruto.
" Aku tak kan melepas genggan mu...ayo hinata, kau membuat ku merasa nyaman!!"ujar naruto yg KEMBALI DALAM MODE KURAMA.
SAMBIL MEMEGANG TANGAN HINATA, SEMANGAT ANRUTO KEMBALI BERKORBAR.... DAN BERSIAP MENGHADAPI DUO Musuh Berat DARI UCHIHA
BERSAMBUNG ke Chapter 616...???
============================
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 614, UNTUKMU
===========================
"Shikamaru ..." Chouji khawatir akan keadaan Shikamaru. Akan tetapi, pemuda itu tetap tegar dan hanya berkata, "Kita sedang berada dalam pertempuran! Tak perlu ada komentar yang tidak perlu. Kau juga, Ino. Kita semua akan melakukan apa yang ayahku katakan."
Kelihatannya, strategi yang hendak Shikaku beritahukan telah sampai pada mereka.
"A-apa maksud semua ini?" Naruto bertanya-tanya. Kemudian Neji datang padanya dan berkata, "Maksudnya kaulah kunci dari strategi ini."
"Bukan itu! Maksudku, apa yang terjadi pada Shikaku dan Inoichi!?"
Neji terdiam.
Naruto Chapter 614 - Untukmu
Teks Version by www.Beelzeta.com
Sebelum Neji sempat menjawab pertanyaan Naruto, Juubi kembali menyerang. Dengan ekornya, ia menghempaskan shinobi-shinobi yang ada di belakang Naruto. "Gyaaaahhh!!!" Teriak mereka.
"Neji!!" Ayah Hinata berlari, "Putar kanan!"
"Ya!!" Ia dan Neji kemudian menggunakan jurus mereka untuk menghalau serangan Juubi. "Hakkeshou Kaiten!!" Putaran mereka berdua berhasil menahan ekor Juubi.
"W-wow, Hyuuga benar-benar kuat!! Neji sungguh jenius ..." Naruto terpaku melihat serangan itu.
"Apa mereka berhasil mementalkannya!?"
"Itu adalah teknik klan Hyuuga dari Konoha!" ucap seorang shinobi aliansi yang kelihatannya berasal dari luar Konoha. "Dulu saat masih perang kami susah payah menghadapinya."
"Jangan lengah, Naruto!!"
"Kita sedang berada dalam medan perang, dan kita sedang bertarung!!" ucap Neji dan pamannya, "Beberapa orang mungkin mati ... Tapi, kalau kita kalah dalam perang ini, semua orang akan mati!"
"Ya, aku tahu itu!" ucap Naruto.
"Aku yakin kalau ayah Shikamaru dan Ino akan senang, sebagau seorang shinobi, mereka pergi sebelum anak-anak mereka, seperti ayahku." ucap Neji. "Untuk strateginya, kita butuh kekuatanmu, Naruto!! Dan untuk membuatya berhasil ..."
"Kami akan melindungi Naruto-kun sampai akhir!!" Seorang gadis Hyuuga juga telah bersiap di sebelah Neji.
"Hinata!?"
"Berhati-hatilah!! Klan Hyuuga adalah yang terkuat dari desa Konoha!!" ucap ayah Hinata.
----- Naruto Chapter 614 -----
Di sisi Obito dan Madara, "Aku ingin segera menyerang sebelum mereka memulai kembali pembicaraan yang tanpa akhir itu, tapi aku tak mampu mengendalikan Juubi sepenenuhnya."
"Ayo kita lakukan dengan ini sebelum perubahan selanjutnya. Ini akan bekerja." ucap Madara. "Kelihatannya kau belum bisa mengendalikan Juubi sepenuhnya sebelum menjadi jinchirikinya." ucap Obito.
Sejenak Madara terdiam, kemudian menjelaskan, "Untuk menjadi jinchurikinya, aku butuh tubuh hidup sungguhan, bukan sekedar mayat bergerak yang diciptakan oleh Edo Tensei."
"Alasan kenapa kau tidak memusnahkan pasukan aliansi di depan kita dengan Bijuudama, adalah karena kalau kau melakukannya, aku juga akan mati, begitu kan? dan kau tak ingin hal itu terjadi." ucap Obito. "Karena untuk menjadi jinchuriki, kau butuh benar-benar dibangkitkan. Dan untuk melakukan itu, aku harus mengorbankan nyawaku sendiri untuk meggunakan jutsu Rinne Tensei padamu. Dengan kata lain, pada posisimu sekarang, terpaksa kau harus menuruti segala perintahku, jangan lupakan itu."
"Kau tumbuh menjadi sedikit lebih sulit untuk diajak bersepakat ya." ucap Madara.
"Sejak awal aku memang tidak berniat untuk menjadi temanmu." ucap Obito.
"Hmm, ya sudah, lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"
"Kita akan melanjutkannya, mengajarkan rasa keputusasaan yang lebih dalam pada mereka."
Dari ekor-ekornya yang menyerupai telapak tangan, Juubi menembakkan jarum-jarum dari kayu tajam, besar, dan sangat amat banyak. "Mokuton : Sashiki no Jutsu!!"
"Gyaaaahh!!!" Beberapa shinobi tertusuk oleh duri-duri raksasa tersebut, tertusuk menembus tubuh mereka.
"Terlalu banyak, tahan serangannya!!" Neji dan keluarganya kembali menggunakan jutsu mereka untuk menepis hujan duri tersebut. Karena bagaimanapun, jumlah sebanyak itu mustahil untuk bisa dihindari, sama seperti air hujan yang jatuh.
"Aku bisa saja menghentikannya untuk beberapa waktu menggunakan jutsu elemen tanahku sampai kekuatan Kyuubi kembali, tapi aku butuh waktu untuk mengumpulkan chakra." Pikir Kitsuchi, komandan divisi kedua.
"Ukhhh!!!" Banyaknya serangan bahkan sampai membuat Neji terkena. "Terlalu banyak, kecepatan putaranku masih belum cukup." Pikirnya.
Namun begitu, apa yang tadi Neji dan yang lainnya lakukan sudah cukup untuk memberi Naruto waktu. "Terimakasih, Neji! Berkat kalian aku mampu ke saga mode!"
Naruto telah bersiap dengan Rasenshuriken di tangannya, dan kemudian ia melempar serangan itu. Menerobos hujan duri, kemudian meledak dan menghalau sebagian besar tembakan yang menuju ke arah mereka.
Akan tetapi, setelahnya serangan terus saja berlanjut. Naruto kembali lagi menggunakan rasenshuriken untuk menghalau serangan. Namun pada akhirnya, ia kelelahan dan rebah, "Haah, haah ..."
Sebuah duri hampir saja mengenai tubuh Naruto, namun untuk Hinata melindunginya.
Tak berhenti dengan serangan itu saja, Juubi kembali menggunakan ekornya yang berbentuk tangan itu untuk menyapu para shinobi aliansi.
"Hakke Kuuhekishou!!" Ayah Hinata menghalau ekor Juubi dengan serangan yang kuat. Namun meski ditahan, Juubi kembali mampu menembak dari ujung jari telunjuknya, dan kali ini menuju tepat ke arah Naruto.
"Sial! Serangan terarah? Jumlah serangannya terlalu banyak!" Pikir ayah Hinata, "Kuushou Hinata dan Neji tidak akan tepat waktu!!"
Namun dengan beraninya, Hinata menggunakan tubuhnya sendiri untuk melindungi Naruto dari tembakan duri-duri tajam itu.
"!!?"
"Doton : Sand no Jutsu!!!" Kitsuchi dengan elemen tanahnya menciptakan balok batu raksasa yang menjepit tubuh Juubi. "Sekarang!!!"
Juubi tertahan, dan para shinobipun kembali menyerang.
Sementara itu, di sisi Naruto, "Tim Medis!!!" Ia berteriak, karena keadaan seseorang di depannya benar-benar sangat parah. Dan ternyata itu bukanlah Hinata, melainkan Neji. Tak mau Hinata mengorbankan dirinya, Neji sendiri yang langsung melindungi Naruto dengan tubuhnya. "Tim Medis!!"
"Tidak ... Aku ... Sudah siap ..." ucap Neji, yang punggungnya telah tertembus oleh duri-duri kayu.
"Neji!!"
"Neesan ..."
"Naruto ...
Hinata-sama ...
Aku real, mati demi kalian ...
Hidupku, adalah milik kalian ..."
"Ke-kenapa? Kau adalah Hyuuga ..."
"Di masa lalu, kau telah membebaskanku dari nasib terkutukku ..." Neji teringat masa lalu. Ketika Ujian Chuunin, saat ia berhadapan dengan Naruto, saat itu Neji berkata padanya : "Kau hanyalah kegagalan, dan itu tak akan pernah berubah. Beritahu aku, kenapa kau begitu keras kepala merubah takdirmu!?"
"Karena kau berkata kalau aku adalah kegagalaan ..." Balas Naruto saat itu.
Flashback berakhir, kembali ke Neji yang telah benar-benar sekarat, dan Naruto bertanya, "kenapa kau real ... untuk mengorbankan hidupmu demi aku?"
"Karena ... kau berkata kalau aku seorang jenius ..." Untuk terakhir kalinya, Neji tersenyum, dan tanda di dahinya perlahan mulai memudar.
"Ayah ... akhirnya aku mengerti ... Kebebasan yang ayah rasakan saat memilih untuk mati demi melindungi rekanmu ..."ujar Neji
Seekor burung terbang ke udara, membawa perasaan Neji yang telah terbebas dari segalanya. Tapi tak lama burung itu mengepakan sayapnya, duri Juubi menusuk dan membunuhnya.
"Oarghhh!!!!" Juubi melepaskan diri dari belenggu batu Kitsuchi. dan dari atas sana, Obito berteriak pada Naruto, "Bukankah kau bilang kalau kau tak akan membiarkan temanmu mati, Naruto!?"ungkapnya.
Hinata meneteskan air mata, sementara Neji telah wafat sebagai pahlawan.
========================p===
Bersambung ke Naruto Chapter 615