Sunday, 23 June 2013

naruto chapter 634

ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 634, " 3 LEGENDA SANNIN BARU "
===========================

Tiga mahluk raksasa telah disummon oleh Naruto, Sasuke dan Sakura. 
Dan benar, yang muncul setelah Naruto melakukan teknik Kuchiyose bukanlah Gamabunta melainkan Gamakichi. 
Bahkan, Naruto sendiri kaget dengan hal ini.
"Kau.. Gamakichi!??" sahut Naruto heran.

"Ayah lagi sibuk, jadi aku menggantikannya!! Apa kau terkejut??" ucap Gamakichi.
"Bukan begitu. Maksudku, kau... kau besar sekali!! Kecepatan tumbuhmu bahkan lebih mengejutkan dari Akamaru.." ucap Naruto.

"Kalianlah para manusia yang terlalu lamban." ucap Gamakichi.
"Ngomong-ngomong, ada masalah apa??" lanjut Gamakichi tak tahu menahu tentang perang yg terjadi.
"Yah, itu.. coba lihat mahluk besar yang di sana itu!!" ungkap Naruto sambil menunjuk tubuh asli Juubi,
"Mendekatlah padanya dengan satu lompatan!!" perintahnya.

Naruto Chapter 634 -
Teks Version by www.Beelzeta.com

"Maksudmu yang paling besar itu??" ucap Gamakichi.
Di depan mereka, telah berhamburan begitu banyak mahluk-mahluk raksasa seukuran kuchiyose yang dikeluarkan oleh Juubi. Sementara di kejauhan sana, Juubi tampak bahkan jauh lebih besar lagi.

"Sasuke-sama, apa yang kau inginkan dariku??" tanya ular yang dipanggil oleh Sasuke.
"Lurus saja, aku akan mengurus tubuh utamanya." ucap perintah Sasuke.
Di sisi Sakura, kuchiyosenya juga berbicara.
"Sakura-chan, akhirnya kau mampu menggunakan segel Byakugo.. Tsunade-sama pasti akan..!!"

"Katsuyu-sama, dengarkan aku.." ucap Sakura. Yah, tampaknya mahluk itu memang Katsuyu.
"Tolong pisah tubuhmu menjadi banyak, dan kemudian tempel semua orang dari aliansi. Kita harus membantu menyembuhkan mereka semua." perintah Sakura.


"Aku tak menyangka kalau aku akan bisa menyaksikan ketiga kuchiyose mematikan itu lagi.." ucap Minato dgn senyum bangga.
"Hehe.." tawa hokage ketiga teringat akan ketiga muridnya.
Yah, bagaimanapun tiga Sannin sebelumnya (Jiraiya, Orochimaru, Tsunade) adalah murid dari hokage ketiga..

"Era baru telah dimulai, maju!!" teriak hokage ketiga.
Dan bersamaan dengan itu, Naruto dkk memberi perintah pada kuchiyose mereka.
"Maju, Aoda!!" teriak Sasuke.
"Lompat, Gamakichi!!" teriak Naruto.
"Tolong, Katsuyu-sama!!" teriak Sakura pula.

Aoda si ular maju,,,
Gamakichi melompat, ,
dan Katsuyu mulai memisah tubuhnya menjadi mahluk-mahluk yang lebih kecil.
Dan hempasan mereka, menciptakan angin yang kuat.
"Inilah... tim tujuh yang sebelumnya.." pikir Sai kagum.

Di suatu sisi, tampak Juugo hanya bisa berdiri diam menyaksikan hal tersebut.

Sementara itu, kuchiyose terus bergerak. Aoda menerobos monster-monster ciptaan Juubi dengan begitu lincahnya.

Lalu Gamakichi melakukan lompatan tinggi dan kini melayang di udara.
Monster-monster yang ada di bawahnya mencoba untuk menyerang namun Gamakichi mampu menahan dan membalas semua itu dengan pedangnya.
*Sringk.. Sring..


"Bagus, Gamakichi!! Tak hanya tubuhmu yang bertambah besar, kemampuanmu juga bertambah hebat!!" ucap Naruto.
"Yah, ini bukan masalah!! Cepat bersiap untuk menyegelnya, aku akan meloncat tepat di monster itu!!" ucap Gamakichi.

"Aku tahu.." ucap Naruto. Dalam hati,
"Sifat ego nya juga bertambah.."

Di bawah, di tempat para ninja aliansi berada, mereka yang utamanya bukan berasal dari Konoha tampak kaget saat melihat mahluk-mahluk kecil Katsuyu mendekatinya.
"Uwaah, apa ini??"

"Tak apa, ini adalah siput yang merupakan jutsu penyembuh hokage kelima.." jelas Shizune yang kebetulan ada di sana.

"Jangan khawatir.."lanjut Shisune,
Salah satu Katsuyu kecil itu menempel di tubuh shinobi. Kemudian secara perlahan, chakra shinobi itu pun kembali pulih.
"Kekuatanku... kembali.." pikir si shinobi.
Tak hanya dia, shinobo-shinobi lainnya yg didekati Katsuyu pun perlahan mulai sembuh.
"Lukaku.." ujar shinobi senang.

"Padahal dia baru saja mengaktifkan segel Byakugo, tapi dia masih bisa menggunakan jutsu penyembuhan jarak jauh Katsuyu-sama. Sakura... kau benar-benar kunoichi yang berbakat.." pikir Shizune.

Di tempat Sakura berada, ia tampak fokus dan konsentrasi untuk mengatur semua katsuyu dlm melakukan penyembuhan.

----- Naruto Chapter 634 -----

"Sasuke-sama!!" teriak Ular Aoda, ia melihat beberapa monster di depan membentuk suatu tembok berduri untuk mencegat mereka.
"Maju terus!!" teriak perintah Sasuke. Kemudian Ia menembakkan panah Susano'o miliknya,
hingga serangan itu mampu menerobos dinding-dinding penghalang yang musuh ciptakan.

Sementara itu dari atas, Naruto telah bersiap dengan Rasen Shuriken.
"Sasuke!!!" teriak Naruto. Dan kemudian, Sasuke juga ikut bersiap dengan jutsunya.
"Maju!!" ucap Kiba dalam hati ikut mendukung.
"Lakukan!!" ucap Shino.
"Lakukan yang terbaik!!" ucap Hinata.
"Bidik dengan baik!!" ucap Shikamaru.
"Kalian bisa!!" ucap Chouji.
"Lakukan!!" ucap Ino. Mereka sangat berharap banyak dgn Kombinasi Serangan yg dilakukan Naruto dan sasuke..

"Yah!!" ucap Sakura dalam hati. Ia Terharu, Tapi kemudian entah kenapa, tiba-tiba saja ia meneteskan air mata.

"Fuuton : Chou Oodama Rasenshuriken!!!" teriak Naruto melemparkan Rasenshuriken raksasa.
"Enton : Susano'o Kagutsuchi!!" ujar Sasuke menembakkan panah api hitam.
Kemudian, dua serangan itu pun sama-sama melesat ke arah Juubi.

"Yah, hanya angin yang bisa menang melawan petir...
Aku senang elemenku cocok dengan Sasuke...
Bukan, maksudku bukan itu...
Maksudku, satu-satunya elemen yang bisa memperkuat api...
Adalah angin...!!" ujar Naruto.

Api hitam Sasuke dan Rasenshuriken raksasa Naruto bertubrukkan dan membentuk Rasenshuriken berlapis api hitam, dan kemudian melesat ke arah Juubi, serta membakarnya.
"GYAAAAUHHHH...... "
(Juubi Melolong Kesakitan krn terbakar)

"Mereka brhasil melakukannya!!" ucap para shinobi aliansi.
"Aku belum pernah melihat Kagetsuchi seperti itu.. mereka mengombinasikan jutsu mereka dengan rasio yang sama.." pikir hokage kedua.
"Itu sesuatu yang sulit bahkan untuk duo yang sudah berpengalaman.." ucapnya dgn bangga.

"Shuriken angin yang digabungkan dengan panah api hitam, kita bisa menyebut ini sebagai Shakuton : Kourin Shippuu Shikkoku no Ya Zeroshiki!!"
(Elemen Ajaib: Angin Ribut Cahaya dan Panah Kegelapan) ucap Minato dengan senyum...


Tap!!! Gamakichi mendarat di sebelah Aoda.
"Bakar dia..." ucap Sasuke dengan tatapan mata mangekyou eksternallnya.


Di sisi lain, kini Sai telah berada di sebelah Juugo.
"Kau juga mendengar apa yang Sasuke katakan, kan.. apa sebenarnya tujuannya??" tanya Sai.
Juugo berkata, "Entahlah..!!"

Scene lalu berpindah ke tempat Orochimaru,
Karin dan
Suigetsu Berada..
Kelihatannya, Orochimaru telah tiba di tempat lain dan bukan medan perang itu.
Orochimaru berkata, "Kelihatannya kau sedang tak dalam kondisi yang baik.. Tsunade..."

OROCHIMARU TIBA . . .

Apa yang Akan dilakukannya,,?

Penasaran dgn Lanjutannya..
=========================
Bersambung ke Naruto Chapter 635


Friday, 7 June 2013

naruto chapter 633



Versi Teks Naruto Chapter 633

Sebelumnya : naruto chapter 632
(Setelah sekian lama, Naruto dan Sasuke akhirnya bisa berkumpul kembali. Dan dengan kekuatan barunya, masing-masing dari mereka tampak kaget. Sasuke baru pertama kali melihat mode Kyuubi Naruto, begitu pula dengan Naruto yang baru pertama kali melihat sharingan baru dan api hitam Sasuke.)

Sasuke: ["Jadi ini ya.. chakra Kyuubi yang sudah terkontrol.."]
Naruto: ["Jadi ini ya... Sharingan barunya... api hitam..."] 
Munato: ["Naruto.. dia bahkan mampu mengubah rasengan alaminya dengan baik.."]

(Minato bangga dengan putranya tersebut, karena seperti yang kita ketahui, Naruto mampu menyelesaikan sesuatu yang belum diselesaikan oleh ayahnya dulu, yaitu Rasenshuriken.)
Kiba: "Tim 8, kita juga akan maju!!! Tak mungkin kita kalah dengan tim 7!!"

(Kiba dan rekan-rekan satu timnya benar-benar bersemangat.)
Hinata: "Yah!!"

Kiba: "Naruto, jangan kira hanya kau yang bisa menggunakan teknik ini!!"

(Kiba mengeluarkan sebuah jutsu yang merupakan ciri khas Naruto) Kiba: "Kage Bunshin no Jutsu!!" (memunculkan satu bayangan)

Naruto: "Ah, kau cuma menambah satu bayangan!! Bagaimaapun jutsuku itu masih lebih.."

Kiba: "Bukan masalah satu bayangannya, lihat ini!!"

(Kedua Kiba itu menunggangi Akamaru.)
Kiba: "Ayo lakukan, Akamaru!!"

(Mereka hendak melancarkan suatu jutsu gabungan. Akamaru menggonggong mantap pertanda ia siap)
Kiba: "Kami akan menghancurkan musuh-musuh yang ada!!"

(Kiba dan bayangannya lalu merapal suatu jutsu perubahan dan kemudian Bofttt!!!! Ia, bayangannya, dan Akamaru, bergabung dan berubah menjadi sosok Cerberus, anjing penjaga neraka berkepala tiga)
(Setelahnya mahluk itu berputar, menciptakan suatu spin yang membabat habis barisan monster-monster Juubi yang ada di depan mereka layaknya mesin pemotong rumput. Tak mau kalah, Shino juga menunjukkan aksinya. Hyaatt!! Shino meninju sesosok monster besar yang berdiri di depannya. Kemudian, ia melancarkan suatu jutsu pemanggil serangga. Shino mensummon begitu banyak serangga di dalam tubuh monster itu. Lalu secara perlahan, serangga tadi menggerogotinya dari dalam, semakin besar, dan semakin cepat menghabiskan mangsanya.

Naruto Chapter 633 - Beelzeta.com

Ino: "Me-menjijikan... apa-apaan itu!??"

Shino: "Teknik pemanggilan serangga raksasa. Kalau kalian memberinya jumlah chakra yang kalah, mereka akan memakan daging kalian dan terus tumbuh dengan sangat cepat. Mereka hidup secara parasitisme dan merupakan serangga yang paling keras!!"

Hinata: "Dua pukulan!! Empat pukulan!!"

(Hinata juga tak mau kalah dan terus melancarkan pukulan bertubi-tubi pada lawannya.)
Hinata: "Delapan pukulan!! Enam belas pukulan!! Tiga puluh dua pukulan!!"

(Lalu dipukulannya yang ketiga puluh dua itu, Hinata sempat terhenti. Di sanalah batasnya. tapi kemudian, ia tak mau menyerah dan terus berlanjut)
Hinata: "Enam puluh empat pukulan!!!"

(Akhirnya Hinata mampu mencapai teknik itu setelah teringat kata-kata Neji dulu yaitu "berani melangkah ke depan, itulah cara untuk melancarkan teknik enam puluh empat pukulan.."


Hinata: ["Naruto-kun selalu berjuang dengan keras untuk bisa melangkah maju...
Dan aku... akan selalu ada di sisinya!! Karena itulah.. aku akan terus melangkah majum meski itu cuma selangkah!!"]

(Hinata bersiap, di mode dengan Byakugan dan kedua tangan yang telah dilapisi suatu chakra berbentuk kepala monster.)
Hinata: "Kali ini, aku akan terus maju dengan enam puluh empat pukulan Hakke!!"


Ino: "Kita kombinasi Inoshikachou tim 10 juga tak boleh diam saja!!"

Chouji: "Formasi E!!"

(Mereka hendak melancarkan suatu formasi.)
Shikamaru: "Kita tak sedang bersaing, ini bukanlah ujian chuunin, tapi sekarang ini perang!! Ini perang!!" (bersiap dengan jutsu bayangannya)

(Sementara Chouji, ia telah memperbesar tubuhnya dengan jutsu miliknya. Lalu, Ino dengan kekuatan pikirannya mampu melacak dan mengunci posisi musuh.)

Ino: "25 musuh... target terkunci.."

(Mereka kemudian membentu formasi dengan peran masing-masing, dan kemudian menyerang dengan serangan yoyo raksasa. Ino menjadi otaknya, kemudian bayangan Shikamaru menjadi talinya, dan Chouji menjadi yoyo besar yang melumat habis mangsanya. Dengan kemampuan sensor Ino, serangan jadi semakin efektif.)

Chouji: "Aku akan memperbesar diriku lagi!! Tentunya aku akan menjadi semakin berat, apa kalian bisa menangani itu??"

Shikamaru: "Yah, bagaimanapun yang tadi itu masih ringan!! Lagipula, akan memalukan kalau kita tak menunjukkan aksi terbaik kita.."

Ino: "Hei hei, kau sendiri kan yang tadi bilang ini bukan persaingan??"


(Dari atas, Sai yang menaiki burung tintanya melesat ke arah kepala Juubi.)
Sai: "Hei, aku juga bagian dari tim 7!! [Aku akan menyerang tubuh aslinya dengan satu serangan udara!!]"

Naruto: "Sai!!!"

Sakura: "!!"


Sasuke: "!!??"
(Batsss!!! tiba-tiba salah satu monster Juubi menembak burungnya dari bawah sebelum Sai mampu menyerang kepala tubuh asli Juubi.)
Sai: "Gaah!!"

(Sai terjatuh, namun untung Naruto cepat dan mampu menangkap tubuh Sai dengan tangan chakranya)


Naruto: "Apa kau baik-baik saja!??"

Ninja Aliansi: "Percuma..."


(Beberapa shinobi masih tapak pasrah.)
Ninja Aliansi: "Meski kita terus mengalahkan mereka, tapi mereka terus bertambah banyak.. bahkan semakin besar!!!"

Hashirama: "Ukurannya memang benar-benar jadi masalah.."

Sai: "Naruto, apa kau masih bisa memberi kami chakramu!??"

Naruto: "Tidak.. aku belum bisa melakukannya sekarang.."

Sai: "Kau harus bisa menyelinap mendekatinya untuk mengalahkan tubuh aslinya. Jarak ini tak cukup dekat untuk bisa melompat menyerangnya. Lalu... tanpa chakra yang cukup kita semua akan mengalami luka, dan tim medis tak akan bisa menangani semua itu.."

Sasuke: "Menyelinap mendekatinya... itu bukan maslah!!" (Mengeluarkan Kuchiyose)


Naruto: "Untuk bisa melompat mendekatinya, aku rasa dialah yang paling cocok!!" (juga mengeluarkan Kuchiyose)

Sakura: "Aku siap menyembuhkan siapapun yang terluka!!"

(Secara mengejutkan Sakura pun mengeluarkan Kuchiyose)


(Lalu akhirnya, ketiga Kuchiyose para Sannin pun muncul!! Manda, Gamabunta, dan Katsuyu, mereka dipanggil dan siap untuk membantu jalannya perang!!)

naruto chapter 632

ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 632, " LEDAKAN "
===========================

SASUKE SAMPAI DI MEDAN PERANG, DGN TEKAD BARU, MEREKA SUDAH SIAP..
"Ayo maju, Sakura-chan, Sasuke!!" tekad Naruto semakin menggebu setelah anggota timnya yang lama terpisah telah kembali. 
"Ya!!" tekad Sakura pun telah bulat juga. Dan tentunya, Sasuke,
"Yah!!" seru sasuke pemuda dari klan Uchiha tersebut.

"Bukankah ini terasa seperti nostalgia, Shikamaru?" ucap Ino.
"Yah, bagaimanapun kita harus mengalahkan musuh yang ada di depan kita, jadi mau bagaimana lagi. Meski kurasa aku belum bisa mengakuinya." ucap Shikamaru.

"Sudah lama sekali ya sejak kita semua bersama, aku jadi teringat dengan ujian Chuunin dulu." ucap Chouji.
"Aku akan menjadi Hokage!!" ucap Kiba juga.
"Hei hei, apa kalian mendengarkanku!??"ujarnya.

"Kiba, tak akan ada yang mendengarmu. Kau itu aneh, hentikan." ucap Shino.
"Maknanya itu jauh lebih besar saat Sasuke yang mengatakannya." lanjut Shino.

"Ki-Kiba-kun, aku mendengarkanmu.." ucap Hinata.
"Kita semua ingin menjadi Hokage." lanjutnya.

"Yaah, ayo tunjukkan kekuatan kita pada mereka!!" sembilan shinobi dari angkatan genin yang sama telah siap dan akan segera menunjukkan kekuatan mereka.

Dari kejauhan, Juugo melihat ke arah Sasuke.
"Sasuke... apa yang sedang kau pikirkan sekarang?" ucapnya dalam hati.

"Yosshh!!!!" Naruto memberi aba-aba untuk maju. Namun,
"Tunggu sebentar!!" ucap Hokage pertama.

"Itu lagi??" para shinobi tampak khawatir melihat Juubi mengeluarkan bijuudama raksasa seperti sebelumnya lagi.
"Pendahulu, ayo bersiap!!" ucap Minato pada para Hokage pendahulunya.
"Aku tahu!" ucap Hokage ketiga.
"Ayo kita lihat..." Hokage kedua pun telah siap. Dan kemudian...

Booombb!!!
Juubi melepaskan tembakkan itu. Namun, tembakkannya tertahan oleh kurungan yang menahannya hingga kemudian meledak sendiri di dalam Segel kurungan, hingga menciptakan ledakkan yang kemudian terlepas ke atas karena saking kuatnya kurungan yang menahannya.

"Juubi sialan... rasakan itu!!" ucap Mifune.
"Kurungan yang sungguh kuat... bahkan bisa menahan serangan seperti itu.." ucap kaget samurai di sebelahnya.
"Ini bukanlah kurungan yang bisa dibuat dengan mudah." ucap Hokage pertama.

"W-wow!!" ucap Naruto terkagum2.
"Hokage pertama dan yang lainnya benar-benar hebat!!" lanjutnya.
"Sepertinya kemampuan mereka bukan sekedar omongan semata.." ucap Sasuke.

Hashirama kemudian menciptakan bunshin kayu, ia menciptakan beberapa bayangan dirinya dan kemudian menyebar ke empat penjuru kurungan.
"Aku akan membukakan jalan di keempat sudut kurungan supaya kalian para shinobi bisa masuk ke sana!! Ikuti aku!!" perintah bunshin-bunshin Hashirama.

Tak hanya itu, Hashirama juga kemudian menciptakan segel Myoujinmon Fuutou, segel sejenis yang menahan kesepuluh ekor Juubi hanya saja ukurannya lebih besar untuk menahan kepala Juubi. Jadi, para shinobi nanti akan semakin mudah untuk menyerangnya.

"Baik, ayo maju!!" seru bunshin-bunshin Hashirama pada pasukan yang dipimpinnya.

Tak hanya memimpin pasukan menuju ke dalam kurungan, salah satu bunshin lainnya bergerak menuju ke tempat Madara.
"Baik, sekarang aku bisa melawanmu. Maaf sudah membuatmu lama menunggu, Madara.." ucap bunshin tersebut.

"Tidak.." ucap Madara dan kemudian duduk.
"Bunshin itu membosankan.. aku akan menunggu sampai yang asli keluar." jelasnya.

Tubuh asli Hashirama sama seperti keempat Hokage lainnya masih menahan segel kurungan empat sudut tersebut.

Bunshin-bunshin Hashirama membuat lubang di sisi kurungan agar para shinobi bisa masuk, dan kemudian ia membimbing semuanya untuk menuju ke dalam.

"Jangan takut!!!" seru Naruto pada shinobi-shinobi di belakangnya. Naruto berlari paling depan sekarang.

Dan di hadapannya, tampak monster-monster kecil seukuran manusia yang tampaknya diciptakan oleh Juubi.

Naruto, Sasuke, dan yang lainnya menghadapi mereka, begitu juga dengan Sakura.
Dan sambil bertarung, Sakura terus memikirkan hal tersebut.
"Ya... saat ujian Chuunin, aku berpikir kalau aku adalah ninja yang hebat. Tapi, pada akhirnya aku selalu saja berjalan di belakang Sasuke dan Naruto. Mereka selalu bertarung, melindungiku..."

"Aku benci hal itu." ucap Sakura dalam hati.
"Aku kemudian memutuskan kalau suatu hari nanti akulah yang akan menujukkan punggungku pada mereka. Suatu saat nanti, kalian akan melihat punggungku. Saat itu aku berjanji seperti itu. Tapi, Sasuke-kun dan Naruto selalu saja berada di depanku, terus maju..."ujar Sakura.

"Kemudian aku berpikir, pada akhirnya aku memang tak akan pernah meraih mereka. Mereka terlalu hebat, dan aku hanya bisa menyerah..."lanjutnya

Sakura kemudian teringat percakapannya dengan Tsunade dulu.
"Ninja medis tak boleh mati!! Jadi mereka tak boleh pergi di depan yang lainnya.." ucap Sakura pada Tsunade waktu itu. Namun kemudian,
Tsunade berkata,
"Benar. Tapi, bukan berarti kau tak harus belajar bagaimana cara bertarung. Karena.. kau adalah muridku... Jadi kau akan mewarisi kekuatan Sannin.. dan... Sakura Haruno... kau juga merupakan murid dari Hokage kelima!!"tegas Tsunade.

Sakura membuka mata dan kemudian tampak di dahinya tanda yang sama seperti tanda milik Tsunade.

"Sudah cukup... akhirnya sekarang aku bisa mengeluarkannya..." Sakura bersiap untuk memukul salah satu monster keluaran Juubi yang ada di hadapannya. Dan kemudian...
Jbuaghhhh!!!!!!!!
Sakura melesatkan pukulan yang begitu dahsyat hinga membuat tanah dan bebatuan di hadapannya muncrat ke udara.

"..."
Naruto benar-benar kaget, dan kemudian memasang wajah takut.
"Aku.. aku tak akan pernah membuat Sakura-chan marah lagi.." ucapnya dalam hati.

"Kekuatan monster apa itu tadi..." ucap hokage pertama.
"Mungkin yang itu lebih dahsyat dari Tsunade." lanjutnya.

"Dia telah menyimpan chakranya di satu titik selama tiga tahun." ucap Shizune dalam hati.
"Sesuatu yang benar-benar butuh pengendalian chakra yang tepat. Bahkan aku pun tak akan bisa menggunakan jutsu Hyakugou seperti itu.." lanjutnya.

"Aku juga tak butuh menggunakannya untuk terlihat lebih muda." ucap Sakura.
Sakura kini ada di depan. Dan ketika menghadap ke belakang, Naruto dan Sasuke ternyata tak mau kalah. Naruto telah berada di mode bijuu dan bersiap dengan jutsunya,
"Fuuton : Rasenshuriken!!"
sriwnggg...

dan begitu pula dengan Sasuke,
"Enton : Kagutsuchi!!!"
seketika saja teriakan meluap,
"Gyaaaahhh!!!" monster-monster Juubi terbakar api hitam Sasuke.
"Aku juga ada di sini, Sakura-chan!" ucap Naruto.
"Jangan mengahalngi jalanku, Naruto.." ucap Sasuke.
"Yah, kalau kalian sibuk bertarung, aku akan mengambil kursi Hokagenya.." ucap Sakura.

"Eeh? Sakura-chan juga??" ucap Naruto,

sekarang Naruto, Sasuke, dan Sakura kini saling memunggungi masing-masing bersiap menghajar lawan..

"Kali ini kita bertiga akan saling memunggungi!!" ucap Sakura.

TUAN TSUNADE, AKHIRNYA AKU BISA MENYUSUL MEREKA.....
Ucap Sakura dgn Bangga..

Penasaran dgn Kelanjutannya..
===========================
Bersambung di Chapter 633, Rabu depan..

Tuesday, 28 May 2013

naruto chapter 631

Sebelumnya : Naruto Chapter 630

"Siapa dia?" Sakura bertanya-tanya. Di versi manga, ini adalah pertama kalinya Sakura melihat langsung ayah Naruto tersebut. Minato datang dan memindahkan serangan Juubi jauh ke seberang pulau sana, membuat serangan itu meledak di tempat yang sepi dari kehidupan manusia.

"Aku adalah Minato Namikaze, kalian bersiaplah untuk menghadapi ledakan." ucap Minato. "Eh??" Sakura dan Naruto bertanya-tanya. Dan tak lama kemudian, Booomb!!!!!! meski sudah dibawa kekejauhan, ledakkan dari bijuudama Juubi tetap berefek sampai ke tempat itu. Meski tentu saja, efeknya tak terlalu parah.

Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Apa itu!!?" beberapa shinobi masih bertanya-tanya. "Aku mengirim serangan Juubi ke laut." jelas Minato. "Itu..." Sakura melihat ke arah wajah Minato. "Matanya... dia Edo Tensei!" pikir Sakura. kemudian bertanya, "Kau..."


"Jangan khawatir, aku ada di pihak kalian." ucap Minato. "Terimakasih karena sudah membantu pemulihan Naruto. Apa kau pacarnya Naruto?"

"Yah, kurang lebih seperti itu..." jawab Naruto

Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

Plakkk!!! Sakura menghantam kepalanya. "Diam!!! Simpan energimu!!" bentak Sakura.
"Ukhhh, lukaku malah tambar parah..." ucap Naruto.
"Aku akan mempercepat penyembuhanmu!!" ucap Sakura.

"Haha, gadis ini mengingatkanku pada Kushina." pikir Minato. "Yah, jaga baik-baik anakku ya.." ucapnya ke Sakura.

"Datang tiba-tiba begini... tapi kelihatannya kau sudah tahu tentang hal ini?" tanya Naruto ke Sakura. "Yah, aku bisa merasakannya saat berada di mode Kyuubi. Yang lain juga datang..." ucap Naruto.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

Para shinobi semakin kaget, dan batsss!!!! ketiga hokage lainnya muncul. "Kau masih secepat biasanya ya.. hokage keempat.." ucap hokage ketiga. "Kelihatannya shunshinmu lebih hebat dari milikku..." ucap hokage kedua. "Yosh, mari kita mulai!!" ucap hokage pertama.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Ho-hokage ketiga!?" ucap kaget Sakura, "Dan juga..."
"Hokage pertama dan kedua!!? Bahkan hokage keempat juga!?" shinobi lainnya juga kaget.
"Begitu... jadi yang menghentikan serangan tadi itu hokage ya..."
"Tapi, siapa yang mengedotensei mereka??"

"Orochimarulah yang memanggil kami ke dunia ini. Kami akan menghentikan perang ini." ucap hokage ketiga.

"Masih ada lagi yang akan datang, meski kurasa akan agak telat sih." ucap Naruto lagi.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Hashiramaaahhh!!!! Aku sudah menunggumu dari tadi!!!!" teriak Madara. Tampaknya, ia sudah benar-benar tak sabar untuk menghadapi rival abadinya itu kembali. "Aku akan mengurusmu nanti!!" ucap Hashirama. "Ng?"
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Pertama-tama aku akan mengurus Juubi dulu!!" jelas Hashirama. "Huh, kau masih saja seperti biasa ya." ucap Madara. "Aku benar-benar tak cocok denganmu." lanjutnya.

"Grroooarrrr!!!!!" Juubi masih ada di tempat itu. ya, meski serangannya menghilang, monster mengerikan itu masih ada di sana, siap kapan saja untuk melancarkan serangan dahsyat itu lagi.


Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Wah wah, tempat ini cukup ribut ya..." ucap hokage pertama. "Naruto, kau sudah berjuang dengan baik, istirahatlah... Oh iya, temanmu juga akan datang, dan dia ada di pihak kita." ucap hokage keempat pada putranya. Kemudian, ia mempersiapkan sesuatu.

"!!!" Kyuubi dalam diri Naruto kaget. "Minato, ini..."

"Dia..." bayangan Sasuke terlintas di benak Naruto.

"Para hokage, ayo maju!!!" seru hokage pertama. "Hokage kedua, ketiga, majulah sebelum aku..." ucap hokage keempat, yang kini telah berada di mode chakra Kyuubi.


Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Eh!!? Mode yang sama dengan Naruto!?" Sakura bertanya-tanya. "Jadi bahkan Minato juga ya..." ucap Kyuubi dalam diri Naruto. "Lihat itu kan? Ayahku memang hebat!!" ucap Naruto. "Aku tahu lebih baik darimu, dialah yang melakukan segel rumit padaku." ucap Kyuubi.

"Apa kau sudah mempersiapkan tandanya?" tanya hokage ketiga.
"Ya!" ucap Minato. "Tindakkanmu juga cepat ya..." ucap hokage kedua.'
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

kunai-kunai segel telah dipasang di keempat penjuru. Kemudian, jutsupun dimulai. "Ninpou!!"

Boftt!!! hokage ketiga, kedua, dan keempat menghilang, dan telah berada di kunai masing-masing, kemudian, "Shisekiyoujin!!!" segelpun dimulai.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Dan juga, dengan ini!!!" Hashirama menggunakan segel berbentuk gerbang untuk membendung kesepuluh ekor Juubi. Dan lagi dengan segel para hokage tadi, Juubi terbendung dan terkurung oleh kotak segel raksasa.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Kurungan merah!!?" ucap Lee kagum saat melihatnya.
"Ini bahkan lebih kuat dari Shishienjin. Hanya shinobi sekelas empat hokage yang bisa melakukannya." ucap Gai.

"Groooarrr!!!!" Juubi berusaha untuk meronta. Namun tampaknya, segel itu lumayan kuat untuk menahannya. "Pasti akan sulit baginya untuk bergerak saat ini!!"

Tapp!!! Selanjutnya Sasuke dan Juugo sampai di medan pertempuran. "!!"
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

Sakura benar-benar kaget. Sementara Naruto, "Kau telat, Sasuke.." ucapnya. "Sasuke-kun?" Sakura bertanya-tanya. Setelah sekian lama, akhirnya mereka bertemu kembali. "Sakura..." Sasuke melihat ke arah Sakura.

"Sa-Sasuke-kun!!?" Sakura semakin kaget.
"Ehh!!? Kenapa!!?" dalam hati ia bertanya-tanya.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

Shinobi-shinobi lainnya juga kaget, terutama rekan-rekan satu angkatannya dulu. Namun, respon mereka tampaknya negatif. "Sasuke-kun...!?" Ino hendak mendekat. "Berhenti Ino!!" ucap Shikamaru, "Dia musuh kita!!" lanjutnya.

"Ino!! Jangan dekat-dekat dengannya!!" ucap Chouji.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Kalian tetap saja ribut seperti biasanya..." ucap Sasuke.
"Untuk apa kau kemari hah, sialan!!?" bentak Kiba, disusul gonggongan Akamaru.

"Kenapa kau datang kemari?" tanya Sakura.

"Banyak hal sudah berubah." ucap Sasuke. "Aku sudah memutuskan untuk melindungi desa dan... aku... akan menjadi Hokage." lanjutnya.

"..." orang-orang semakin kaget kaget lagi, bengong.

"Kalian tetap saja ribut seperti biasanya..." ucap Sasuke.
"Untuk apa kau kemari hah, sialan!!?" bentak Kiba, disusul gonggongan Akamaru.

"Kenapa kau datang kemari?" tanya Sakura.

"Banyak hal sudah berubah." ucap Sasuke. "Aku sudah memutuskan untuk melindungi desa dan... aku... akan menjadi Hokage." lanjutnya.

"..." orang-orang semakin kaget kaget lagi, bengong.

Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Eeeeeehhhh!!!???" teriak Sakura super kaget. "kau!!!! Ninja pelarian yang lama menghilang muncul secara tiba-tiba dan bercanda seperti ini!!? Apa kau mengerti arti dari Hokage, hah!!?" bentak Kiba.

"Aku tak mengerti apa yang telah terjadi padamu, tapi...
Itu mustahil..." ucap Shikamaru. "Apa kau pikir kalau..."

"Apa kau pikir kau bisa menghapus semua yang telah kau lakukan selama ini begitu saja?" ucap Shino.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Aku tahu aku tak bisa." ucap Sasuke. "Tapi, aku tak peduli bagaimana pendapat kalian tentangku." lanjutnya. "Kagelah yang menciptakan situasi ini... Aku akan menjadi hokage dan mengubah desa!!"

Naruto kemudian teringat akan kata-kata Itachi dulu, "Bukan yang menjadi Hokage yang akan diakui oleh orang-orang, tapi yang diakui oleh orang-oranglah yang akan menjadi Hokage." juga, kata-kata Itachi, "Aku serahkan Sasuke padamu..."

"Serahkan dia padaku." ucap Naruto dalam hati. Naruto berdiri di sebelah Sasuke, kemudian berkata, "Akulah yang akan menjadi Hokage!!"
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Aku senang kita punya banyak calon Hokage!!" ucap hokage pertama, "Tapi, kalian terlalu menganggapnya enteng! Persiapkan chakra kalian, kita harus mengalahkannya dengan serangan kombinasi!!"

"Terimakasih sudah menyembuhkanku, sekarang kau bisa beristirahat, Sakura.." ucap Naruto. "Ayo maju, Sasuke!!!"

Naruto dan Sasuke maju menuju arena pertempuran. Namun kemudian, Sakura menyusul. ia tak bisa diam saja. "Apa kau pikir aku wanita lemah yang tak sepadan dengan kalian? Tsunade-sama mengajariku sama seperti sannin lainnya..."
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com

"Sakura-chan..."
"Hampir selesai." ucap Sakura. "Aku sudah menyimpan chakra yang kuperlukan. Tak lama lagi, aku akan mampu menggunakan kekuatanku yang sesungguhnya!! Aku juga anggota Tim 7, dan juga murid seorang Sannin!!"

Naruto terdiam, kemudian tersenyum dan tampak begitu puas...
"Yosh!! Tim 7 telah terlahir kembali!!" ucapnya dengan penuh semangat.
Naruto Chapter 631 - Beelzeta.com


Sumber : beelzeta

Saturday, 18 May 2013

naruto chapter 630

Versi Teks Naruto Chapter 630


"Aku tak memiliki apapun di sini selain rasa sakit." ucap Obito sambil memperlihatkan lubang di dada kirinya. "Apa inti dari itu semua? Itulah kenapa aku kesal dengan semuanya. Tidakkah kau juga sudah menderita cukup lama? Di depan makam Rin... di depan makamku..."

Kakashi hanya bisa terdiam, dan mengingat sosok mantan sahabat kecilnya itu. "Kakashi, tak apa." ucap Obito lagi. "Kau tak perlu menahan rasa sakit itu lagi." lanjutnya.

"Rin ada di sini. Aku menyukaimu, Kakashi."

Tiba-tiba muncul sosok Rin dan Obito di sebelah kanan dan kiri Kakashi. Obito menggunakan genjutsunya untuk memunculkan dua sosok kenangan tersebut. "Lihatlah apa yang kau harapkan. Di dunia ilusi ini, kau bisa memiliki apapun. Lubang di hatimu, akan bisa tertutup lagi..."


Batsss!!! kakashi menebas dua sosok bayangan yang hanya ilusi tersebut dengan raikiri miliknya. "Rin sudah mati, dan kau masih hidup!!" ucap kakashi.

"Apa kau benar-benar berpikir... apa kau benar-benar berpikir kalau ini bisa menutup lubang di hati seseorang? Jangan menghapus ingatanmu terhadap Rin!! Dia mencoba untuk melindungi desa dengan mengorbankan nyawanya!! Sebanya apapun kau menciptakan khayalan, itu tak akan mampu menutupi lubang di hatimu!!"

"Groooarrrrr!!!!!!!!!" Juubi yang tubuhnya mulai berisi membuka mulutnya lebar-lebar, benar-benar lebar, saking lebarnya sampai menyentuh perut. Kemudian dari mulut lebarnya tersebut, muncul sesuatu berbentuk kelopak bunga raksasa.

"Dia berubah bentuk lagi!!" ucap darui. Bee terdiam melihatnya, sementara, hachibi yang lebih tahu memberi penjelasan. "Tidak, setelah ini dia akan kembali lagi seperti semula. Dia hanya hendak melakukan serangan. Itu adalah step terakhir sebelum perubahan terakhirnya. Naruto sedang dalam masa penyembuhan, sementara Kyuubi memeras chakranya. Ini adalah giliran kita, Bee!" ucap Hachibi.

"Tepat sekali!! Sekarang kitalah yang memimpin orang-orang!!" Bee bersiap. "Dengarkan aku, Bee. kalau kita membiarkannya sampai ke mode final, maka kita akan berakhir."

Whusssss!!!!! Dari ujung kelopak bunga tersebut, Juubi membentuk suatu bijuudama raksasa, bijuudama super besar.

"Juubi tak segan-segan lagi, mungkin dia melihat bijuu di dalam Naruto dan kemudian menjadi tak sabar." pikir Madara yang berdiri di atas sebuah batu. "Huh, menyebalkan, padahal aku baru saja akan bersenang-senang." ucapnya.

"Benda itu semakin bertambah besar dan besar..." ucap Shikamaru.
"A-apa serangan itu mengincar Naruto!?" ucap Chouji.
"Bisa apa kita melawan itu tanpa chakra Naruto!?" ucap shinobi lain.

"Kita tak boleh menyesal setelah apa yang terjadi!!" teriak Sakura. "Naruto telah melakukan sebisanya!! Aku bisa tahu itu dari kata-katanya!!" Naruto teringat kata-kata Naruto waktu itu.

"Ya!! Dia telah melakukan yang terbaik demi melindungi shinobi biasa seperti kita!!" ucap seorang shinobi. "Bukan itu yang kumaksud!!" ucap Sakura. "Dia... Naruto telah membuat kita sadar kalau kita semua adalah rekannya."

"Aku akan membuat Naruto pulih sepenuhnya!!" ucap Sakura. "Setiap dari kita harus menggunakan seluruh kekuatan kalian!! Kalaupun kita mati, lebih baik mati karena bertarung daripada mati karena tak melakukan apapun!!!"

"Heh..." Shikamaru tersenyum, dan semngatanya kembali. "Ino, aku ingin kau menghubungkanku pada seseorang." pintanya pada Ino.

"Apa kau punya suatu ide?"
"Kau hebat, Shikamaru!!" ucap Chouji.

Setelahnya, dengan bantuan Ino, Shikamaru berkomunikasi dengan Kitsuchi. "!!" Kitsuchi sadar. "Kau.. anaknya SHikaku, kan?"

"Kitsuchi-san, dengarkan aku." pinta Shikamaru. "Ajari aku tehnik elemen tanah sederhana seperti tehnik dinding pelindung, sesuatu yang shinobi yang bukan dari Iwagakure bisa melakukannya juga."

"Siapapun bisa menggunakan jutsu dinding pelindung, tapi tak akan sebagus itu, dan lebih penting lagi..."

"Tidak, yang penting semuanya bisa melakukannya." ucap Shikamaru. "Kita harus melawan kekuatan lawan dengan jumlah."

"Tapi, dindingnya pasti tetap bisa dihancurkan..."

"Meskipun hancur, kalau kita terus membangun yang baru. Daripada menahannya dengan dinding yang kuat, lebih baik kita memperlambatnya dengan dinding lemah tapi banyak. Tentu saja, akan lebih baik lagi kalau shinobi-shinobi dari Iwagakure bisa membangun dinding-dinding yang kuat." ucap Shikamaru.

"Aku mengerti...
Boleh dicoba, aku akan mengajarimu segelnya." ucap Kitsuchi.

"Dan juga, Bee-san!" Shikamaru menghubungi Bee. "Sementara itu, cobalah untuk membelokkan serangan itu ke atas sebisa mungkin dengan menggunakan tembakkan bijuudama."

Bee mengerti, dan Shikamaru kembali meminta pada Ino, "Ino, sekarang aku ingin kau menghubungkanku pada semua shinobi yang ada di medan perang. Apa kau bisa melakukannya?"

"Tentu saja!!" Ino sangat bersemangat dan kemudian membantu Shikamaru untuk menghubungkan diri. Orang-orang menggunakan segel tangan untuk menggunakan jutsu dinding tanah, dan akhirnya...

Whussss!!! Juubi menembakkan bijuudama raksasanya. Dan haaapp!!! dinding-dinding tanah dalam jumlah yang sangat banyak muncul untuk menghalanginya.

Kembali ke dimensi lain, Obito masih beradu argumen dengan Kakashi. "memang, apa salahnya dengan dunia ilusi? Kenyataan itu kejam, lubang ini makin lama hanya akan menjadi semakin lebar." ucap Obito.

"Sesuatu tak berjalan sesuai harapanmu, dan terkadang kau tak cukup cepat untuk mendapatkannya..."

"Anggap saja contohnya aku!! Bagaimana, Kakashi!? Bagaimana bisa aku menutup lubang ini jika terus berada di dunia yang kejam ini!!?"

"Aku hanyalah kepingan sampah...
Tapi, ada hal yang kupelajari..." ucap Kakashi. Ia teringat akan sosok gurunya, murid-muridnya di tim 7, Hokage ketiga...

"Lubang di hatimu bisa ditutup oleh seseorang. Kalau kau menolak perasaan temanmu dan dunia ini hanya karena itu berjalan tak sesuai keinginanmu, tak akan ada yang datang padamu... jadi, lubang itu tak akan terisi. Kalau kau lari tanpa melakukan sesuatu untuk seseorang, maka seseorang juga tak akan melakukan sesuatu padamu. Selama kau masih belum menyerah, kau masih bisa selamat."

Bang!!!!! Bijuudama raksasa Juubi menerobos kumpulan dinding yang dibentuk oleh para shinobi. "Ukhhh, kekuatannya lebih besar dari dugaanku..." pikir Kitsuchi. "kalau terus begini..."

Grabbb!!! Hachibi menggunakan tubuhnya sendiri untuk menahan serangan itu. Namun tetap saja, bijuudama Juubi terlalu kuat dan terus melesat.

"Kau hanya bisa bicara." ucap Obito. "Hanya dengan kesal pada kenyataan ini dan perasaan temanmu di dunia inilah kau bisa menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya."

"Di dunia ini, shinobi yang melanggar peraturan adalah sampah..." ucap Kakashi. "Tapi, seseorang yang menyianyiakan temannya adalah lebih rendah dari sampah... Dan..." kata-kata kakashi masih berlanjut. "Mereka yang menyianyiakan perasaan temannya... bahkan lebih buruk dari itu."

Boofttt!!! Tiba-tiba bijuudama yang ditahan oleh Hachibi menghilang, lenyap. "!!?" para shinobi kaget. "Serangannya... menghilang?"

"Aku tak akan menyalahkan perasaanmu..." ucap Kakashi lagi. "Meskipun kau menolaknya..."

Tappp!!! ternyata yang menghilangkan serangan tadi adalah hokage keempat. Hokage keempat telah sampai di medan perang, dan kini ia telah berada tepat di depan Naruto.

"Apa aku terlambat?"
"Tidak, kau datang tepat waktu, ayah." ucap Naruto.

Sumber : beelzeta